Karena keadaannya menjadi semakin memburuk, Robinpun ikut turun tangan. “Seis Fleur!!” Robin menggunakan tangan-tangannya untuk menahan kapten Angkatan Laut itu.

“Ayo lari dari sini!!” Robin berlari.

“Ya!!” Nami mengikutinya.

“Kapten!! Apa anda baik-baik saja?”

“Itu adalah kekuatan buah Hana Hana!!” ucap kapten tadi. “Wanita itu adalah Nico Robin, anggota bajak laut Topi Jerami!! Jangan biarkan dia lolos!! perintah si kapten. “Baik, Kapten!!” pasukan Angkatan Laut pun mengejar.

—– One Piece Film Z —–

Di sisi Luffy, mereka telah keluar dari pemandian air panas. Mereka bersama dengan Aokiji berjalan di pinggir pantai sambil mendengarkan kata-kata Aokiji. “Dunia ini sedang dalam Era besar Baak Laut.”

“Di lautan, bajak laut muncul dan menghilang untuk mencari One Piece. Saat beberapa menghilang, yang lain muncul. Apakah bajak laut muncul karena One Piece yang ada di sisi lain dari Dunia Baru? Ataukah One Piece ada karena bajak laut itu ada?”

“Terkadang… ketika bajak laut memilih mimpi, mereka kehilangan kebahagiaan dan orang yang mereka sayangi menangis untuk mereka. Apa yang harus dilakukan? Adakah sebuah jawaban?”

“Mantan Admiral Angkatan Laut, Z menemukan jawabannya dengan kekuatan. Kalau One Piece menghilang, maka bajak laut juga. Cara berpikirnya sederhana sekali, bukan?”

“Aku meninggalkan Angkatan Laut, tapi aku ingin melihat kemana jalan yang Z pilih akan membawanya. Tapi aku tak tahu apa yang harus kulakukan setelahnya.”

“Luffy si Topi Jerami. Kau akan mengikuti pendirianmu dan menghadapi Z lagi, kan? Tunjukan padaku jawaban kalian.” ucap Aokiji sebelum akhirnya berkata, “Sampai jumpa. Z ada di pulau ini.”

—– One Piece Film Z —–

“Meskipun kita sudah menyamar, akhirnya tetap saja timbul masalah!!” Usopp dan yang lainnya melarikan diri dari kejaran Angkatan Laut. “Tapi kita mendapat informasinya!!” ucap Nami. “Yang pasti Z ada di pulau ini, meski tak tahu apa tujuannya.”

“Itu dia mereka!!” pasukan Angkatan Laut terus mengejar.

“Pergilah duluan!!” pinta Usopp, sementara ia berhenti dan mempersiapkan serangan. “Hissatsu! Midori Bosshi, Devil!”

Usopp menembakkan bibit tumbuhan pemangsa yang kemudian menggigit para Angkatan Laut yang mengejar. “Yoshh!!” seru usopp.

“Ayo bergabung dengan Luffy dan yang lainnya!”

“Ya!!!” ucap Nami. Dan selanjutnya, merekapun ke tempat Luffy.

—– One Piece Film Z —–

Kembali lagi ke sisi Luffy dan yang lainnya, “Bagaimana pendapatmu tentang pakaian yang kuberikan?” tanya Brook. Setelah dari pemandian air panas, kini mereka memang sudah menggunakan pakaian baru yang Brook belikan. “Rasanya nyaman bukan? Yaah, seleraku memang hebat.”

“Tutup mulutmu!!” bentak Zoro.

Di sisi Luffy, ia masih melamun, mengingat kembali kata-kata Z waktu itu.”Cobalah untuk menyelamatkan diri kalau kalian bisa, Bajak Laut!!”

“Luffy! Luffy!” Sanji memanggilnya. “Usopp dan yang lainnya kembali.” ucap Sanji sambil menunjuk ke kejauhan. “Ooh, sepertinya mereka mengajak banyak tamu.” ucap Zoro.

Di belakang Usopp dan yang lainnya, masih tampak begitu banyak pasukan Angkatan Laut mengejar.

“Pada akhirnya, mereka menimbulkan kekacauan.” ucap Sanji. “Kalau begitu, maka kita harus…”

Tanpa berkata apapun Luffy maju sendirian.

“Hei Luffy! sisakan mereka untuk ditanya dimana Z berada!” ucap Zoro.

Mereka semakin mendekat. “Luffy, kuserahkan mereka padamu…” ucap Usopp.

Luffy terus melangkah secara perlahan, mendekati pasukan Angkatan Laut itu, kemudian berhenti, diam dan menatap mereka semua dengan haki raja miliknya. Dan seketika, orang-orang itupun pingsan.

Kapten mereka bahkan sampai kehilangan keseimbangan. Namun tak seperti anak buahnya yang pingsan, ia masih sadar. “I-Itu adalah… Haoushoku no Haki…” ucap sang kapten.

“Hei…” Luffy menghampirinya dan bertanya, “Dimana Z berada?”

“Dia… di sisi lain pulau ini.” sahut kapten tu. “Harusnya pasukanku sedang mengejar dia sekarang.” jelasnya.

—– One Piece Film Z —–

Di sisi lain pulau itu, di atas gunung, pasukan Angkatan Laut memang telah mengepung Z. Akan tetapi, Z tak bisa dihentikan. Dengan kekuatan tangan buatannya, Z menghempaskan mereka.

Salah seorang Angkatan Laut dengan pangkat yang kelihatannya lebih tinggi mencoba untuk bertarung satu lawan satu dengan Z. Beberapa saat, pertarungan memang cukup seimbang. Sampai kemudian, “Tekkai!!” Angkatan Laut itu mencoba untuk menahan serangan Z.

Z tak tanggung-tanggung dan kemudian memukul tubuh Angkatan Laut itu dengan tangan kirinya yang sudah dilapisi oleh Haki. Buakkk!!! pertahanan Angkatan Laut tadi tak mempan sama sekali. Diapun ambruk.

“Keadilan yang kalian miliki tak ada gunanya sama sekali.” ucap Z.

“Keadilan, Kebebasan…Kalian harus memulai semuanya dari awal lagi!!”

Jbuuuummm!!!! Beberapa Batu Daina telah meledak, menjadikan gunung itu meletus dan kawahnya berhamburan kemana-mana, termasuk ke kota. Orang-orang mulai panik dan berlarian.

“Kelihatannya Batu Daina bekerja pada pulau ini. Dengan ini penghancuran point akhir kedua sukes.” ucap Z.

“Grande Imbuto. Kita akan mencapai tujuan kita setelah point akhir ketiga dihancurkan. Bajak Laut akan menghilang dari lautan, dan dunia sekali lagi akan melihat permulaan yang indah.”

“Gomu Gomu no…” Luffy tiba-tiba muncul dan berlari ke arahnya. “Rifle!!” Luffy menghantam dengan pukulannya. Namun, Z mampu menahannya dengan tangan buatan miliknya.

“Apa yang kau lakukan di sini? Bocah bajak laut sialan…”

“Siapa yang kau panggil bocah hah?” tampak Sanji, Zoro, dan Usopp juga sudah ada di sana. “Kalau kau terus berbicara, Aku akan membunuhmu, kakek tua!!” ucap Sanji.

“Pak tua! Kembalikan teman- temanku seperti sedia kala!!” teriak Luffy.

Z tak peduli dan memerintahkan dua anak buahnya untuk bertarung, “Ain! Binz!!”

“Baik!!” merekapun maju.

“Aku akan melawan yang bawa pedang!” ucap Zoro.

“Dasar Marimo sialan! Memilih seenaknya begitu…” ucap Sanji, dan kemudian mereka maju.

“Benar! Aku tak perlu ikut, Majulah teman-teman!!!” teriak Usopp.

Zoro bertarunga melawan Ain, pemakan buah iblis bersenjata dua pedang pendek. Sementara Sanji, ia bertarung melawan si Ninja. “Mosa! Mosa Mosa Mosa!”

“Saat bajak laut menginginkan sesuatu, mereka mengambilnya dengan kekuatan, kan? kalau kau ingin temanmu kembali normal, maka lakukanlah dengan cara bajak laut!” ucap Luffy.

“Sial! Kita tak punya pilihan lain.” ucap Usopp. Ia bersiap untuk ikut bertarung. Tapi, “Usopp!! Aku akan melawannya satu lawan satu.” ucap Luffy dan kemudian maju menuju Z.

“Luffy!!” teriak Usopp.

“Z!!!” pertarungan kedua Luffy melawan Z pun dimulai. Jbuakkk!!! Mereka saling hantam. Pukulan Luffy dan tangan Z, tak ada yang mau mengalah. Di sisi Zoro dan Sanji juga, pertarungan antara mereka melawan anak buah Z berlangsung dengan sengit.

Bersambung…