Apa yang kau kerjakan?” tanya Luffy lagi.

“Aku terus bertarung demi misi yang kuberi pada diriku sendiri.” jawab Z.

“Kau bertarung melawan apa?”

“Kau bertanya aku melawan apa?”

“Aku minta maaf soal itu. Hanya saja akan buruk bagi kami kalau ternyata kau adalah Angkatan Laut.” ucap Luffy. “Akan jadi masalah kalau aku adalah Angkatan Laut??”

“Yaah, bagaimanapun kami ini bajak laut.” ucap Luffy.

“!!!” Z memasang senyum aneh saat mendengar kalau mereka adalah bajak laut. “Begitu… Jadi kalian bajak laut ya?” Z berdiri mendekati Luffy dan mendadak memukulnya hingga terpental menerobos pintu ruang perawatan.

“Luffy!!!” orang-orang di luar ruangan kaget.

Mendengar ribut-ribut itu, Zoro dan Sanjipun masuk. “Nami! pergilah ke luar!” pinta Sanji. “Hati-hati ya!” ucap Nami dan kemudian keluar.

“Sakit sekali, pukulan dari batu laut memang ampuh.” ucap Luffy.

“Bocah Topi Jerami…” Z bertanya pada Luffy, “Kau… Kenapa kau menjadi bajak laut?”

“Untuk menjadi Raja Bajak Laut!!!” sahut Luffy.

“Raja Bajak Laut… Raja Bajak Laut?!” Z semakin kesal dan kembali menyerang Luffy. Namun kali ini, Luffy menghindarinya. Zoro dan Sanji langsung maju, bersama-sama menyerang kakek itu. Akan tetapi, meski terluka Z tetaplah seorang yang kuat.

“Dia kuat!!” ucap Chopper.

“Sial!” Luffy terus berusaha untuk menyerang.

“Brook, Ayo lawan dia juga!!” ajak Usopp.

“Baik!!” merekapun ikut menyerang.

Kemudian secara tiba-tiba, kapal berguncang. Di luar, mereka telah dikepung oleh beberapa kapal perang Angkatan Laut baru milik Z.

“Mereka sudah sampai, ya?” ucap Z.

“Aku adalah Wakil Admiral Angkatan Laut Baru, Ain!!” teriak perempuan anak buah Z yang ternyata adalah Wakil Admiral Angkatan Laut Baru, Ain. “Dengan ini kami nyatakan kapal kalian kami sita.” ucap Ain. “Jangan melawan. Itu hanya akan memperpendek hidup kalian!!”

“Mana ada bajak laut yang tak melawan saat diminta untuk tidak melawan!?” ucap Franky dan kemudian menyerang.

“Mosa Mosa!!!” si ninja yaitu Binz ikut meloncat ke kapal Topi Jerami dan kemudian melawan. Dengan kemampuannya untuk mengendalikan tumbuhan, ia membelit tubuh Franky.

“Apa-apaan ini!?” Franky tak bisa bergerak, tubuhnya terikat oleh dahan-dahan tanaman hijau.

“Itu adalah… Kekuatan buah iblis!!” ucap Nami dan Robin.

“Ini adalah kekuatan buah Mosa Mosa. Tarian Mosa Mosa dapat mengendalikan setiap tumbuhan yang ada di sini!!” jelas Binz.

“Kelihatannya keadaan di luar juga berbahaya.” ucap Sanji. Ia, Zoro dan Luffy masih bertarung melawan Z di dalam. “Ayo segera akhiri ini!!” ucap Luffy. Akan tetapi tetap saja, Z terlalu tangguh untuk dikalahkan.

“Dos Fleur!!” Robin berusaha untuk menangkap Binz dengan kemampuannya. Akan tetapi, gerakan Binz terlalu cepat. “Dia begitu cepat sampai sulit kujadikan sebagai target!!” ucap Robin.

“Mosa Mosa! Mosa Mosa Mosa!!!” Binz terus menyerang dengan tumbuhan-tumbuhan yang ia kendalikan. “Tak bisa berna…” wajah Franky tertutup tumbuhan.

“Mosa Mosa!! Mosa Mosa!!” Binz terus menyerang.

Saat ini di dalam hanya ada Luffy, Zoro, dan Sanji. Chopper, Brook, dan Usopp sudah keluar tapi mereka masih di atas. “Ayo kita juga harus membantu!!” merekapun turun.

“Jangan turun!!” teriak Nami.

Baru saja sampai di atas rumput, mereka langsung dijerat dengan tumbuhan-tumbuhan yang Binz kendalikan. “Mosa Mosa!!!”

“Apa-apaan ini…” ucap Usopp.

“Hentikan!!” teriak Chopper.

“Tidak! Tidak! Tidak!!” teriak Brook.

Di sisi Nami, ia bertarung melawan Ain. “Gust Sword!!” Nami menyerang dengan tongkatnya. Tapi kemudian, “Modo Modo!!” Ain menyentuh tubuh Nami dengan kekuatan buah iblisnya. Dan tiba-tiba, sesuatu terjadi pada Nami.

“Nami!!!” teriak Chopper.

“Berani sekali kau melakukannya pada Nami!!” Chopper kesal dan kemudian berubah, “Heavy Point!!” Chopper berhasil melepaskan diri dari jeratan tumbuhan itu. Kemudian ia melesat ke arah Ain dan bersiap untuk menyerangnya. Namun sama seperti Nami, ia juga berhasil disentuh. “Modo Modo!!”

“Chopper!!” teriak Brook. Ia berusaha untuk melepaskan diri, namun jeratan tanaman itu terlalu kuat. Dan bukannya melepaskan diri, ia juga malah disentuh oleh Ain. “Tidak!! Jangan!!!” Brook meronta akan tetapi percuma saja.

“Hentikan!!” teriak Robin dan kemudian menyerang dengan kekuatan buah iblisnya. “Seis Fleur!!”

Ain berhasil ditangkap oleh tangan-tangan Robin. “Kau juga pengguna buah iblis kan? Apa yang sudah kau lakukan pada Nami dan Chopper??” tanya Robin.

“Robin!!!!! Jangan gunakan kekuatanmu!!” teriak Nami dengan tubuh yang mengecil.

Benar juga. Gara-gara menggunakan kekuatannya, Ain justru semakin mudah untuk menyentuh Robin. “Modo Modo!!!” Robin pun berhasil disentuhnya juga.

“Aku adalah pemakan buah Modo Modo.” ucap Ain. “Kemampuanku adalah mengubah apapun ke dua belas tahun sebelumnya. Sekarang usiamu harusnya sekitar delapan belas tahun.” jelasnya.

“Aku kecil sekali!!” ucap Chopper. Meski sebenarnya ukurannya tak jauh beda.

“Kalau kusentuh dua kali, maka usia kalian akan berkurang tahun dua kali, yaitu, dua puluh empat tahun. Membuat keberadaan kalian lenyap seketika.” jelas Ain lagi.

Di dalam, pertarungan juga masih berlangsung. “Smash Buster!!” Z menghantam tubuh Luffy, dan kali ini ia tak mampu menghindarinya. Tepat di wajah Luffy. Dan kemudian terjadi ledakkan yang merusak bagian dalam kapal. Zoro dan Sanji sampai terpental ke luar.

“Mosa Mosa!!!” Binz langsung mengikat tubuh Sanji dan Zoro sebelum mereka menjadi masalah.

Di depan mereka semua kini, tampak tubuh Luffy sudah dicengkram oleh tangan buatan Z. Karena terbuat dari batu laut, maka Luffy yang adalah pengguna buah iblis tak mampu berbuat apa-apa.

“Kau akan menjadi Raja Bajak Laut dengan kekuatan seperti ini? Jangan membuatku tertawa!” ucap Z. “Haruskah aku menghancurkanmu seperti ini? Bagaimana menurutmu, Raja Bajak Laut?”

“Siapa namamu?” tanya Z. Kemudian dengan tegas, Luffy menjawab, “Monkey D. Luffy!!”

“Ooh, aku mengerti sekarang. Kau cucunya Garp ya?”

“Z Sensei, aku senang anda baik-baik saja…” ucap Ain.

“Ayo hancurkan kapal ini dengan serangan bertubi-tubi dari kapal kita.” Z melempar Luffy dan kembali ke kapalnya.

“Luffy!!”

“Apa kau baik-baik saja, Luffy??”

“Aku adalah komandan dari Angkatan Laut Baru, Z!!” teriak Z dari kapalnya.

“Aku akan melenyapkan semua bajak laut yang ada! Cobalah untuk menyelamatkan diri kalau kalian bisa… Bajak Laut!!”

Seranganpun dimulai.

Bersambung…