Kembali ke sisi Luffy, terus bertarung membuatnya lapar. “Aah, lelah juga…” ucap Luffy dan kemudian memakan daging besar yang sejak tadi ia taruh di punggungnya. Perut Luffy membesar, tapi kemudian kembali menjadi normal. Daging tadi berhasil Luffy ubah menjadi tenaga.


“Sudah dimulai ya…” ucap Kizaru. Ia dan armadanya akhirnya sampai juga di pulau itu. “Jad…i kakek tua itu tak akan sedih kan kalau kita membunuh bajak laut Topi Jerami tanpa ada yang tersisa?”

Di sisi Z, ia sedang duduk di dekat kawah gunung berapi itu. Di depannya, tampak salah satu batu Daina telah tertancap dan topi Luffy ditaruh di atasnya. Z mengambil minuman yang Aokiji berikan, kemudian meminumnya.

Di sekitar Z, terlihat juga Batu Daina-Batu Daina lain telah dipasang pada posisi. Tak seperti sebelumnya, jumlahnya kini jauh lebih banyak.

—– One Piece Film Z —–

“Gomu Gomu no Pistol!!” Luffy kembali menghadapi pasukan Z.

“Jangan biarkan dia lolos! Tembak dia!!”

“Rasakan ini!!” Luffy terus menghajar mereka.

Angkatan Laut berusaha untuk menembak Luffy, namun Luffy mampu menghindari semuanya.

“Modo Modo!!” Ain menggunakan kekuatannya untuk mengubah kembali bebatuan di dekat Zoro menjadi lahar. Tapi dengan pedangnya, Zoro berhasil menebas lahar itu.

kelompok Topi Jerami lainnya juga terus melakukan pertarungan.

“Dengarkanlah irama dari dunia lain… Soul Solid!!” Brook membekukan musuh-musuhnya.

“Mil Fleur! Gigantesco Mano! Stomp!!” Robin menyerang dengan kaki raksasanya.

“Rasakan itu!! Hissatsu Midori Bosshi!! Take Javelin!!” Usopp menembakkan bibit yang kemudian memunculkan bambu-bambu tinggi yang menusuk pasukan lawan.

“Akan kutunjukan kekuatan dari Magical Clima-Tact ku!!” Nami kecil melawan dengan senjata pengatur cuacanya. “Heat Ball!! Cool Ball!! Thunderbolt Tempo!!”

Jlbarr!!! pasukan musuh pun tersambar petir. Namun tak hanya mereka, Usopp dan Chopper juga terkena. “Sialan kau Nami! Kami juga kena!” teriak Usopp.

“Tadi itu hebat, kan?”

“Hebat apanya!?”

Pasukan z telah berhasil dikalahkan. Usopp, Chopper, Nami, Robin, dan Brook kini berkumpul di satu tempat. “Bagaimana dengan Luffy?

“Dia sudah maju mendahului…” ucap Nami.

“Kalau begitu ayo kita susul…”

Dari kejauhan tiba-tiba terdengar suatu bunyi yang sudah tidak asing, bunyi laser yang hendak ditembakkan. “Teman-teman, lihat!!” Brook menunjuk ke depan. “Itu Pacifista!!”

Dari kejauhan, tampak banyak Pacifista sudah siap untuk menyerang. Namun aneh, penampilan mereka tak seperti biasanya. “Itu Pacifista!!” ucap Usopp. “Tapi kelihatannya berbeda dengan yang waktu itu kita lihat…” ucap Chopper.

Jblarr!!!! salah satu Batu Daina telah meledak. Namun, ledakannya belum memicu peledak-peledak lainnya.

“Kau datang juga, nak.” ucap Z. Luffy telah sampai di sana.

“Ledakan yang akan menghancurkan point akhir terakhir telah dimulai.”

“Aku datang kemari bukan untuk itu!” ucap Luffy. “Aku datang kemari hanya untuk mengambil kembali topiku!!”

“Maksudmu topi ini Apa arti topi ini bagimu?” tanya Z. Kemudian Luffy menjawab, “Topi itu menujukkan jalan untukku. Jalan untuk menjadi Raja Bajak Laut.”

“Tak akan kubiarkan bajak laut memiliki impian!” ucap Z.

“Dan aku akan menghancurkan lautan kalian!!”

Z membuka jubahnya, bersiap untuk bertarung melawan Luffy. “Ingat ini baik-baik…

Nama dari orang yang akan melenyapkan iblis, yaitu Z!!” Z melesat maju menyerang. Luffy balas menyerang, namun Z menahannya dengan tangan buatannya.

“Percuma saja!!” ucap Z. “Apa kau berhenti berpikir dan datang kemari hanya untuk menyerangku!?”

“Ini buruk!!” Chopper dan yang lainnya melarikan diri dari serangan Pacifista. Sampai akhirnya, Boomb!! sesuatu menembak para Pacifista. “Maaf lama menunggu, teman-teman!!” ternyata itu Franky. Franky datang bersama dengan robot Franky Shogunnya.

“Ayo maju, partner!!”

“Itu dia!!!” Chopper dan Usopp terkagum-kagum.

“Iron Pirate!! Franky Shogun!!” Franky menghajar satu per satu Pacifista. Benar-benar hebat.

“Mengagumkan!!!” ucap Chopper.

“Franky Radical Beam!!!” Franky keluar dan kemudian menembakkan senjata andalannya. “Kereen sekalii! Chopper dan Usopp semakin kagum. Dengan tembakkan itu, banyak Pacifista berhasil ia lenyapkan.

“Mosa Mosa Mosa!!” Binz terus bertarung melawan Sanji. Ia menggunakan dahan-dahan tumbuhan hijau untuk menyerang. Sanji menghindarinya dengan berjalan di udara, “Sky Walk!!” Kemudian ia menyerang, “Diable Jumble!!”

“Rasakan ini!!” Binz balas menyerang dengan shuriken.

Di sisi Zoro, pertarungannya juga semakin mencapai puncaknya. Tak hanya pedang, Ain juga menyerang Zoro dengan pistol. Namun hanya dengan pedang, Zoro mampu memotong peluru-peluru yang Ain tembakkan.

Zoro lalu menebas kedua pistol yang AIn gunakan, dan akhirnya…

“Santoryu! Seiryuuin!! Ryuusui!!” Zoro mengeluarkan satu jurus pamungkasnya.

Dan dengan itu, Ain pun berhasil dijatuhkan.

—– One Piece Film Z —–

Di sisi Sanji, keadaan Binz juga telah terdesak. Sanji menendangnya secara bertubi-tubi di udara. “Aku lebih memilih Nami yang seksi!!” teriak Sanji dan kemudian, “Membaralah!!! Sexy Fire!!!!!” Sanji berapi-api. “Rasakan ini!! Serangan meteor cinta!!”

Batsss!!!! Binz berhasil dijatuhkan hingga tak mampu bangkit lagi.

Jblarrr!!!! ledakan hebat terjadi saat tubuh Binz menghantam tanah.

—– One Piece Film Z —–

Dengan kalahnya Ain, tubuh Nami kembali seperti semula. Nami meninggi, dada dan pantatnya juga kembali membesar hingga membuat pakaian anak-anak yang ia kenakan menjadi kekecilan.

“Aku kembali!!” ucap Chopper. Brook dan Robin juga sudah kembali normal.

“Aku juga kembali jadi normal!” teriak Brook.

“Zoro dan yang lainnya berhasil!!” ucap Chopper.

“Sekarang tinggal Z!! Ayo susul Luffy!!” ucap Usopp. dan kemudian merekapun pergi menyusul.

Luffy dan Z masih bertarung, dan Z tetap mampu menahan semua serangan Luffy. “Percuma saja!! Kau tak akan bisa menghancurkan keadilanku!!” ucap Z.

“Gomu Gomu no Pistol!!” Luffy menyerang, kemudian dilanjutkan dengan, “Gatling Gun!!” serangan Luffy bertubi-tubi menyerang Z.

“Meskipun bajak laut, kau memiliki keberanian yang lebih dari Angkatan Laut pengecut itu.” ucap Z. “Tetapi…”

“Gear Third!!” akhirnya Luffy mengaktifkan gear ketiganya. Tangan Luffy membesar, kemudian. “Giganto Pistol!!!” serangan Luffy mendorong tubuh Z. Namun, Z masih mampu menahannya.

“Aku adalah Z!!” teriaknya.

“Z!!!!” Luffy melesat dengan Gear Second.

“Smash Buster!!” Z juga melesat dengan serangannya.

Serangan mereka saling hantam dan ledakan kekuatanpun terjadi. Dan hebatnya, Luffy mampu meretakkan senjata dari batu laut Z.

Bersambung..